Lebih dari Kenangan: Bagaimana Masa Kecil Membentuk Identitas Dan Harga Diri



 Hai...👋 Aku gak tau angin apa yang membawamu ke artikel ini, pada artikel ini aku mau bahas tentang Pengaruh masa lalu terhadap harga diri dan perilaku kita 

kita akan menyelami hingga ke akar, tentang bagai mana itu semua terjadi dan bagai mana cara mengatasinya. jika kamu merasa ada yang salah dengan masalalu mu, mungkin artikel ini dapat menjawab pertanyaan itu, yuk langsung aja kita bahas ya...🤗


Kenapa Masa Kecil Bisa Membentuk Cara Kita Menilai Diri? :

Masa kecil adalah hal yang indah dan sangat krusial bagi kita loh🥰...pembentukan pola pikir kita yang sekarang,  seringkali di balik kebahagian kita di masa kecil. membuat kita lupa ada banyak hal yang berperan penting seperti lingkungan dan perilaku sekitar kita😌 berikut 3 hal yang berperan penting membentuk sudut pandang kita


1. Pengaruh lingkungan sekitar:

  • Pada masa pertumbuhan kita yang masih anak anak, Otak kita aktif merekam semua informasi yang baru, di sana lah kita melihat, belajar dan meniru. sering kali di kenal sebagai istilah Children See Children Do dan bisa di simpulkan sebagai (Anak kecil meniru apa yang dia lihat)

  • Oleh karena itu terbentuklah suatu aktivitas yang bisa menjadi kebiasaan karena di pengaruhi lingkungan sekitar, lalu apa jadinya jika kita tinggal di lingkungan yang kurang mendukung?🙂 pasti akan sangat berdampak negatif pada masa remaja kita yang saat ini bukan😌

2. Pola asuh yang membentuk diri :
  • Kita tumbuh berkembang dari sebuah didikan dan pola asuh, pada usia 6 - 10 tahun adalah perkembangan yang sangat signifikan bagi diri kita, mungkin kita berfikir bahwa pola asuh adalah sebuah didikan yang di kirim ke otak kita, tapi nyata nya tidak, otak kita lah yang sedang belajar, sedangkan pola asuh hanya mengarahkan kemana arah pelajaran yang kita ambil🤏

  • Lebih tepatnya kita sering mengira bahwa pola asuh adalah seperti air yang dituangkan ke dalam gelas kosong dan tinggal masuk, tinggal ditampung😌. Padahal, otak anak tidak pasif. seperti spons yang sedang memilih sendiri bagian mana yang akan diserap lebih dalam. pola asuh bukan sekadar isinya, tapi lebih seperti arah kompas yang menunjukkan ke mana si anak belajar memahami dunia.

  • Maka jika pola asuh kita sedikit berantakan. Itu akan sangat mempengaruhi sudut pandang dan cara kita menilai sesuatu, Termasuk harga diri kita sendiri

3. Trauma & bullying menciptakan persepsi: 

  • Bisa juga kita pernah mengalami kejadian buruk yang di lakukan oleh orang lain😔. lalu memicu rasa trauma kita🤧, bahkan sebenarnya kita bisa trauma dengan hal hal kecil, karena di masa pertumbuhan otak kita cenderung menghindari hal hal buruk yang pernah terjadi,

  • Seperti perkataan kasar yang kurang layak, itu akan menjadikan diri kita takut melakukan kesalahan, karena otak kita berusaha menghindari hal tersebut terulang lagi, Namun karena ter abaikan, akhirnya kita terbiasa dengan semua itu, lalu terciptalah sebuah kebiasaan yang berpengaruh besar pada masa remaja kita, seperti Overthingking dan People pleaser





Hal yang paling umum dan sering terjadi pada masa kecil kita:

Ada beberapa hal umum yang sering kali terjadi bahkan sudah gak asing bagi kita, tapi kali ini aku tulis 3 aja ya.. biar pembahasan nya gak terlalu panjang, dan ini sebagai contoh nyata yang paling sering terjadi


1. Kurangnya validasi dan rasa di hargai :
  • Kadang orang tua kita lupa mengharigai hal hal kecil dari pencapaian kita😔, Dan anak yang jarang di puji atau di apresiasi bisa tumbuh dengan internal belief kalau (kita tidak cukup baik). inilah yang menurunkan nilai dan harga diri kita karena insecure yang berkepanjangan


2. Ekspektasi dan tuntutan keluarga yang tinggi:
  • Perilaku orang tua yang terus menuntut tanpa memberi ruang untuk menerima apa yang ada, bisa bikin kita merasa selalu gagal dan tak pernah cukup🥺 Membuat kita terus di hantui rasa bersalah dan kegagalan yang memicu kebiasaan kita dalam menilai segala sesuatu dari sisi negatifnya saja


3. Sering dibanding-bandingkan dengan orang lain :
  • Ini umum banget dan sangat berkaitan langsung dengan harga diri loh😔, sudah marak di mana mana kita sebagai anak yang selalu di bandingan, baik oleh orang tua, pasangan maupun teman, bisa memicu perasaan Introvert dan anti sosial bahkan cenderung kurang percaya diri dalam segala situasi🥺💐






Kenapa Kita Baru Menyadarinya Setelah Dewasa? :


Lucunya, banyak dari luka-luka ini tidak kita sadari waktu kita masih kecil🙂,  Kita hanya menganggapnya sebagai "kenyataan hidup". Baru setelah dewasa, saat mulai sulit untuk apercaya diri, overthinking, atau merasa selalu kurang… kita mulai bertanya tanya

Kenapa ya aku selalu ngerasa gak cukup baik?” “Kenapa aku gampang banget minder atau takut ditolak?”



Dan jawaban dari pertanyaan itu...
Sering kali berakar pada hal hal kecil di masa lalu yang gak pernah sempat kita pahami dan sembuhkan.😔







Belajar Menerima  Dan menghargai Diri Sendiri :

Apakah kamu merasa ada luka di masa lalu yang belum sembuh atau belum bisa kamu maafin?🥺,  Jika ada tolong ikhlasin dan terima ya...
sebelum kita dapat merubah segalanya. maka menerima dengan ikhlas adalah langkah awal yang harus kita ambil sebelum bertindak


Gak susah kok🤗, buat nerima semua itu cukup tarik nafasmu dan katakan dalam hati bahwa
( Ya aku menerima semua itu dengan ikhlas)
dengan begitu kamu telah melakukan langkah besar dan yang terbaik..., kadang ada luka yang hanya bisa sembuh jika di terima bukan di obati

Jika kamu bisa melakukan itu, maka aku bangga banget sama kamu.. Itu tanda kalau kamu punya hati yang peka, dan sekarang kamu sedang berani melihatnya dengan jujur, Menerima Lalu mememluknya dengan hangat🥺💐
Banyak orang menyimpan luka serupa, Tapi hanya Sedikit orang yang berani mengakui dan menerima nya

Dan hari ini, kamu sudah memulai langkah kecil ke arah penyembuhan itu🥰🌱
Aku percaya kamu bisa!







Peluk dan pahami dirimu sendiri :

Aku yakin.. kamu berada di artikel ini dan membaca sampai pada bab ini, pasti karena ada sesuatu darimu yang terkait masa lalu atau masa kecil bukan? maka dari itu, coba tanya dan biarkan dirimu menjawabnya, jangan di kekang, apapun yang terlintas, cobalah untuk menerima semua jawaban nya ya..


  • 1. Hal apa di masa kecilmu yang paling membekas dan diam-diam masih memengaruhi caramu melihat diri sendiri?🥺


  • 2. Apakah kamu pernah merasa gak cukup, bukan karena gagal… tapi karena selalu dibandingkan?


  • 3. Kalau kamu bisa kembali ke masa kecilmu, apa yang ingin kamu peluk dan katakan ke dirimu yang dulu?🤔


  • 4. Jika ada seseorang yang belum bisa kamu maafkan, maka apa yang mungkin bisa membuatmu untuk ikhlas dan dapat memaafkan?


Biarkan hati kecilmu menjawab semuanya ya...
apapun jawaban nya, kamu hanya perlu menerima itu semua💐

Dan ku rasa hanya itu yang bisa aku sampaikan mengenai Bagaimana Masa Kecil Membentuk Identitas Dan Harga Diri,
aku minta maaf ya jika ada kesalahan dalam mengetik, atau  menyinggung perasaan kamu yang sedang membaca..., sekali lagi aku gak bermaksud untuk itu

Dan kalau kamu mau tips dan cara mengatasinya. aku udah nulis di artikel yang berbeda, tapi karena sedikit panjang makanya aku bedain dari artikel ini menjadi artikel yang terpisah>< kamu bisa baca di tautan berikut ya..


Quote Untuk Kamu :


Masa lalu kita mungkin tak bisa kita ubah, Tapi kita bisa merubah cara kita menilai dan menanggapinya


Makasih yaa..><, udah mau baca artikel ini sampai selesai. Aku tahu gak semua orang punya energi untuk menyentuh luka masa kecilnya...
Tapi kamu berhasil sampai di sini Itu artinya, kamu sedang tumbuh 🌻


Posting Komentar

0 Komentar