Haii.. selamat datang....><, nah kita Sebelumnya kita sudah membahas faktor penyebab dan keterkaitan nya tentang Bagaimana Masa Kecil Membentuk Identitas Dan Harga Diri, namun kali ini kita gak fokus tentang Luka itu ya.. kita fokus untuk menyembuhkan okey ..🤗, kalau kalian belum baca artikel sebelumnya kalian bisa klik tautan berikut ya...
Baca juga : Lebih dari Kenangan | Bagaimana Masa Kecil Membentuk Identitas Dan Harga Diri
kadang kita gak sadar, bahwa cara kita menilai diri sendiri hari ini… bisa jadi cuma hasil dari pola pikir yang dibentuk oleh masa lalu😌, tapi kabar baiknya. kita bisa memilih untuk memproses ulang semua itu. Tapi pelan pelan ya...🥰 gak harus instan kok,
kita bisa mengarahkan ulang bagaimana kita memperlakukan diri sendiri dengan cara yang lebih sehat dan lebih baik menggunakan beberapa tips yang akan aku bagikan di artikel ini🥰, yuk langsung aja ke pembahasan nya yaa...
Luka masa masa kecil yang mengurangi harga diri :
- Sebuah Ketidak Sempurnaan: Sebagai manusia, kita hidup berdampingan dengan kekurangan yang mustahil untuk di sempurnakan,🙂 bahkan semua orang memilikinya. tapi di balik semua itu kita seringkali ber ekspektasi tentang kesempurnaan, yang bahkan tidak seorangpun memilikinya😌
- Kekurangan Yang Sempurna: Bayangkan jika kamu menjadi seorang anak yang buta, tuli atau mungkin cacat, sindrom dan penyakit lain nya.., ketika kamu memiliki salah satu dari semua itu. apakah kamu berharap orang tuamu dapat menyembuhkan mu? berharap mereka menyempurnakan mu?🙂, tentu saja tidak😌, pastinya kamu hanya berharap mereka dapat menerima mu selayaknya anak mereka bukan?🤗
- Gambaran Luka Masa Kecil : Seperti itu lah luka masa kecil🤔, terkadang ia hanya ingin kamu tahu bahwa dia ada, kamu hanya perlu menerima dan mengakuinya untuk sembuh🥺, Katakanlah. bahwa itu adalah kamu beserta kekurangan mu, terimalah karena luka itu bagian dari dirimu, katakan dalam hatimu sekarang bahwa, " Aku menerima diriku beserta semua luka yang ada💐"
- Bangkit Dengan Menerima : ketika kamu berhasil mengatakan itu pada dirimu sendiri, saat itulah kamu berhasil menerima sebuah kekurangan dan siap untuk melampauinya✊, bayangkan kamu adalah seorang anak kecil yang terjebak di dalam sumur,
- Semakin kamu percaya diri bahwa kamu mampu memanjat, maka kamu akan semakin terpuruk dan kehabisan tenaga, tapi di saat kamu menyadari bahwa kamu "tidak mampu memanjat" maka saat itulah kamu tahu kalau dirimu butuh tangga, karena mengakui kekurangan adalah cara terbaik untuk bangkit🤗
Di Balik Luka Masa Kecil :
1. Kamu Lebih Kuat Dari Yang Kamu Kira :
Dari kejadian tersebut, mungkin kamu terlalu banyak menilai dari sisi negatifnya, inilah saatnya kamu memandang hal tersebut dari sisi positifnya, Kamu kuat karena tidak semua orang mampu berada di posisi mu🥺, kenapa tidak katakan pada dirimu kalau "Ternyata aku lebih kuat dari orang lain"
2. Dunia Masih Berpihak Padamu :
Hal yang perlu kamu tahu adalah, aku disini bersama mereka yang penuh kepedulian mendukung mu. jangan berpikir kamu hanya sendirian ya...🤗, lihatlah warna warna yang kamu suka, benda kesayangan, atau makanan favorite mu, dan ketahuilah bahwa banyak hal di dunia ini yang masih berpihak padamu💐💕
3. Kabar Baik Untuk Mu :
Dengan berada di artikel ini, kamu satu langkah lebih baik dari hari kemaren💐, proses penyembuhan memang tidaklah instan🙂, tapi kamu bisa memulainya dari hal hal kecil, dengan menghargai apa yang ada🥰, menilai semuanya dari sudut pandang baru, karena di balik luka masa kecilmu, ada kedewasaan yang tubuh, ada kesabaran yang kuat, dan ada perjalanan hidup yang hanya dirimu yang mampu menjalani nya
4. Wujudkan Impian Mu Dengan Mendukungnya :
Jika kamu mengimpikan suatu hal indah, atau kamu meyakini impian tersebut akan terwujud, maka mulailah dengan mempercayainya, "Akan selalu ada hal indah untuk hari esok" mempercayainya adalah tindakan utama yang berperan penting untuk mewujudkan nya, jadi jangan pernah ragukan dirimu dengan semua impian itu ya...🤗
Tips Untuk Bangkit Dari Luka Lasa kecil Dan Memulai Penyembuhan :
Nah sekarang kita akan bahas tips dan point penting nya dalam proses self healing untuk trauma masa kecil🤗, tapi jujur aku mau klarifikasi ya..., aku bukan Guru, Edukator atau orang yang ahli di bidangnya, aku disini cuma berbagi hal hal yang mungkin dapat membantu kamu, dan aku sama sekali tidak berniat untuk menggantikan peran medis atau pakar profesional🙏🙂
Kita seringkali terlalu fokus untuk mencari solusi, tapi kita lupa letak masalahnya ada di mana, bayangkan diri kita bagaikan mesin yang sedikit kurang stabil, untuk bisa memperbaikinya,🤔 kita perlu tahu kesalahan nya ada di mana, sama hal nya yang terjadi pada diri kita
Coba renungkan dan ingat ingat kembali, apakah ada suatu kejadian yang menurutmu sangat buruk dan kamu benci?,😌 jika ada bisa jadi itu adalah penyebab utamanya, kadang semuanya berasal dari hal hal kecil yang belum kita maafkan,😔 cobalah untuk mengingatnya lebih dalam, apakah ada suatu kejadian yang belum bisa kamu ikhlaskan?
jika kamu berhasil mengingat atau menyadari hal hal yang mungkin salah, berusaha lah memaafkan nya ya...🥺, walau semuanya gak semudah itu, tapi berdamai adalah cara terbaik untuk melupakan, banyak lembaran baru yang bisa buka dengan catatan yang lebih bersih, tanpa ternodai oleh luka itu💐
Cobalah menilai dari sudut pandang yang lebih baik ya....🤗, lihatlah yang selama ini udah kamu lakuin pada dirimu sendiri, apakah caramu menilai diri sendiri sudah cukup baik?,😌 kita mungkin pintar dan expert di bidang tertentu, tapi kita juga harus tahu bahwa tidak semua orang bisa menjadi juri, itulah kenapa sudut pandang sangat penting untuk di perbaiki
Alih alih mengatakan diri kita lemah, cobalah untuk mengatakan bahwa, "Aku menilai diriku yang dulu sangat lemah karena diriku yang sekarang jauh lebih kuat" coba lah ganti beberapa persfektif dengan yang lebih positif
- Rubah lah seperti, " Aku takut itu terulang lagi" menjadi "Diriku yang sekarang punya kehati hatian yang tinggi"
- "Aku dulu pernah trauma dan terluka" ganti lah menjadi "Semua luka itu adalah bahan bakar agar aku bisa tumbuh dewasa"
- "Aku merasa terpuruk karena kejadian itu" ganti lah menjadi "Aku merasakan semua itu karena aku adalah manusia normal"
Membiasakan diri menilai dari sisi positifnya jauh membuat hidupmu lebih baik, tapi bukan berarti selama ini kamu punya sudut pandang yang salah ya...🤗, hanya saja kita menyempurnakan sudut pandang yang sebelumnya sudah baik, namun di buat agar lebih baik lagi🥰💐
- Siapa orang yang paling bersalah atas kejadian tersebut?
- Jika ada orang yang paling bersalah atas luka itu, bagai mana caranya agar aku bisa memaafkan nya?
- Jika aku bisa bicara pada diri ku di masa lalu, pesan apa yang ingin aku katakan?
- Apa hal positif yang bisa ku ambil dari kejadian masa lampau tersebut?
- Apa kekuatan yang tidak ku sadari waktu aku masih kecil?
- Jika kamu membayangkan dirimu yang telah sembuh dari luka ini, seperti apa kehidupannya? Apa yang mungkin berbeda?
- Apa satu hal yang paling kamu harapkan untuk dirimu sendiri di masa depan, terlepas dari apa yang udah terjadi di masa lalu?
Kesimpulan dari proses penyembuhan :
Catatan untuk kamu :
Quote :
Bekas luka adalah pengingat kekuatanmu. Kini saatnya menumbuhkan cinta untuk dirimu yang baru.
Faq :
- Luka masa kecil itu pengalaman negatif di masa anak anak kita (misal: pengabaian, kekerasan). Dampaknya bisa muncul di usia dewasa sebagai kecemasan loh😌, sulit menjalin hubungan, atau rendah diri.😔
- Sangat dianjurkan🤗, terutama jika dampaknya sudah mengganggu. Terapis bisa membantu memproses trauma. Namun, refleksi diri dan dukungan juga penting ya..💐
- A: Prosesnya bisa bervariasi dan individual nih😌, bisa berbulan bulan hingga bertahun tahun. Sabar dan rayakan setiap kemajuan, ini adalah perjalanan🥰
- A: Emosi kamu bakal lebih stabil, bisa menjalin hubungan sehat🤔, tidak lagi terbebani masa lalu, dan memiliki pandangan positif. kamu punya power untuk mengatasi kesulitan😎
- A: Bisa donk, Bisa banget malahan🤗, Banyak kok orang yang berhasil. Dengan komitmen dan bantuan, kamu bisa membangun kehidupan yang penuh dan bermakna, bahkan lebih kuat dari sebelumnya.💐🥰
0 Komentar